Kamis, 02 November 2017

Suka Mengumpat, Inilah Kebiasaan Orang Pintar


Hasil studi yang dilakukan para ahli menunjukkan bahwa orang dengan otak encer cenderung lebih sering mengumpat.

Para ilmuwan dari Universitas Rochester bertanya pada 1.000 orang mengenai 400 perilaku umum dan menemukan hubungan antara kepintaran dan umpatan.

Selama studi, semua partisipan ditanya seberapa sering mereka melakukan 400 perilaku itu, seperti dilansir Independent.

Mereka dengan tingkat intelektual lebih tinggi cenderung lebih sering mengumpat, makan sarapan pedas dan berjalan-jalan di rumah tanpa busana.

Ekstrovert senang mengemudi dalam kecepatan tinggi, berjudi, melontarkan candaan jorok dan banyak minum.

Studi itu mengeksplorasi rumitnya hubungan tipe kepribadian dengan perilaku yang dianggap berkaitan.

Temuan itu dipulikasikan di jurnal Personality and Individual Difference.

Studi lain sebelumnya menemukan bahwa orang yang bisa menyebut paling banyak sumpah serapah dalam semenit cenderung mendapat nilai lebih tinggi dalam tes IQ.

Studi yang dipublikasikan di jurnal Language Science pada November 2015 menemukan bahwa jago mengumpat adalah tanda ahli retorik.

Manfaat lain dari mengumpat adalah sebagai melegakan rasa sakit secara alami. Psikolog dari Universitas Keele melakukan tes pada sejumlah partisipan yang diminta untuk mengumpat sebelum melakukan latihan intensif di sepeda statis atau meremas alat yang mengukur kekuatan genggaman tangan.

Dalam kedua situasi itu, mereka menemukan orang yang mengumpat kasar punya hasil yang lebih bagus ketimbang mereka yang mengucapkan kata-kata "netral".

Pemimpin tim Richard Stephens mengatakan, "Kami tahu dari riset sebelumnya bahwa mengumpat membuat orang jadi lebih bisa menahan rasa sakit. Alasan yang memungkinkan adalah itu merangsang sistem saraf simpatik, sistem yang membuat jantung berdebar saat berada dalam bahaya."
Share:

Selasa, 10 Oktober 2017

Perbedaan Serangan Jantung Pria dan Wanita


Kesehatan sangatlah perlu dijaga untuk keberlangsungan hidup, belakangan banyak terjadi kasus serangan jantung. Namun tahukah Anda bahwa serangan jantung pria dan wanita itu berbeda?
Dilansir dari Antara, Dokter Spesialis Kardiovaskular Jetty RH Sedyawan mengatakan gejala serangan jantung yang dirasakan perempuan dan laki-laki berebeda, gejala yang dirasakan perempuan lebih ringan dibandingkan pria.

"Gejala serangan jantung berbeda-beda, perempuan biasanya merasa kelelahan apalagi kalau sudah menderita diabetes, saraf-sarafnya sudah rusak maka dia tidak terlalu dapat merasakan sakit," kata Jetty di Jakarta, Kamis.

Sementara itu serangan jantung yang dirasakan oleh pria lebih spesifik seperti nyeri di dada yang menjalar ke leher dan ke tangan kiri serta munculnya keringat dingin.

Pertolongan pertama yang diberikan pada serangan jantung adalah memeriksa nadi, jika nadi melambat maka kita dapat menyuruh penderita untuk batuk agar denyut nadinya meningkat.

Jika denyut nadinya cepat maka penderita harus tenang kemudian memberinya obat jika penderita memilikinya, atau jika tidak memiliki obat maka segera dibawa ke rumah sakit.

"Enam jam pertama adalah waktu emas untuk menolong penderita serangan jantung, mereka harus segera dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan penanganan," kata dia.

Sementara itu jika penderita mengalami henti jantung mendadak, maka perlu memeriksa apakah penderita masih bernapas dan memiliki denyut jantung, jika tidak ada maka lakukan komresi dada dengan kecepatan 100 kompresi dada per menit sebanyak 30 kali.

Saat melakukan kompresi dada, korban harus berada di permukaan yang datar dan keras, tidak boleh dilakukan di atas tempat tidur.

Menurut data Kementerian Kesehatan pada 2014 ada 10 ribu orang per tahun yang mengalami henti jantung mendadak, data yang sama menunjukkan bahwa frekuensi henti jantung mendadak meningkat seiring dengan peningkatan jantung koroner dan stroke.

Sementara itu data PERKI pada 2016 menemukan angka kejadian henti jantung mendadak bekisar antara 300 ribu hingga 350 ribu insiden setiap tahunnya. 
Share:

Kamis, 20 Juli 2017

Usia yang Rentan untuk Berselingkuh


Anda masih berasumsi bahwa pelaku perselingkuhan pasti yang masih muda, tampan dan rapi? Anggapan tersebut tidak sepenuhnya salah.

Namun, penemuan baru menunjukkan bahwa mereka yang pernah berselingkuh dari pasangannya merupakan orang tua dan kakak nenek kita sendiri.

Penemuan yang mengejutkan tersebut diambil dari sebuah studi dari Institute for Family Studies. Hasilnya, 20 persen pasangan menikah di Amerika yang berusia lebih dari 55 tahun, mengaku pernah berselingkuh.

Sementara itu, hanya 14 persen pasangan di Amerika yang sudah menikah dan saat ini berusia di bawah 55 tahun kedapatan selingkuh. 

Para peneliti juga mengatakan angka perselingkuhan akan menurun saat seseorang menginjak usia 70 tahun. Hasil tersebut diperoleh dari sebuah analisis yang dilakukan oleh General Social Survey, sebuah survei sosiologi yang menyimpan jejak rekam sejak 1972 silam berdasarkan pengalaman penduduk Amerika. 

Namun, tidak melulu seperti itu. Hingga tahun 2000, studi yang sama menemukan bahwa mereka dengan usia lebih muda cenderung berselingkuh. Sedang pada saat itu pasangan menikah di bawah usia 55 tahun mulai mengurangi perselingkuhan dan para lansia lebih banyak menghabiskan waktu dengan pasangannya.


Berdasarkan data, 1991 lalu, hanya 10 persen lansia di Amerika yang mengaku pernah berselingkuh dari pasangannya.

Hal tersebut tentu dipengaruhi oleh banyak faktor: lansia di Amerika yang besar di tahun 60 atau 70-an, melewati revolusi seksual yang saat itu sedang marak. Saat itu, perselingkuhan dianggap hal lumrah. Usia di bawah 50 tahun pun belum dianggap ‘tua’, selama masih melakukan semacam perawatan yang sama dengan mereka yang berusia lebih muda. Di masa sekarang, para lansia lebih terbuka untuk mengakui perselingkuhannya dahulu.

Nicholas H. Wolfinger, salah seorang peneliti juga menunjukkan bahwa 20 tahun lalu Viagra sangat laku keras, membantu para lansia untuk merasakan kehidupan seksual yang sudah lama diinginkan dan tidak dapat dirasakan di kehidupan sebelumnya. 

“Perkembangan merupakan suatu bentuk yang tak terduga, oleh sebab itu kami harus mengantisipasi pernikahan monogami masa yang akan datang,” ujar Wolfinger. Mungkin itu jusu jitu untuk mengatasi perselingkuhan. 
Share:

Luncurkan Sampsung J Pro, Inilah Harganya


Beberapa situs e-commerce sudah menampilkan harga Samsung Galaxy J Pro sejak, Rabu, 19 Juli 2017. Harga smartphone middle-end ini berada pada kisaran Rp 1,6 sampai Rp 3,5 juta.

Samsung Galaxy J Pro hadir dengan tiga varian, yakni Samsung Galaxy J7 Pro, Samsung Galaxy J5 Pro, dan Samsung Galaxy J3 Pro. Ketiganya mengusung desain sport-sleek. 

Belum ada situs yang menyebutkan harga varian Samsung Galaxy J7 Pro. Beberapa situs e-commerce baru menampilkan harga dua varian lainnya.

Samsung Galaxy J5 Pro dibanderol sekitar Rp 3,5 juta. Varian J3 Pro merupakan yang termurah dari ketiga varian Samsung Galaxy J Pro, dari Rp 1,3 juta sampai Rp 1,6 juta.

Samsung Galaxy J7 Pro memiliki random access memory (RAM) sebesar 3 gigabita, dengan baterai 3.600 mAh, dan 5.5in SuperAmoled full-HD. Fitur sensor sidik jari juga dimasukkan ke dalam seri ini. Sedangkan, Samsung Galaxy J5 Pro memiliki spesfiikasi 5.2in display, baterai 3.000mAh dan memiliki RAM yang sama dengan J7 Pro.

Samsung Galaxy J3 Pro merupakan spesifikasi terendah dari ketiga varian Samsung Galaxy J Pro. Varian ini memiliki RAM sebesar 2 gigabita, dengan baterai 2.400mAh, dan 5in HD. Namun, resolusi kamera varian ini hanya 8 megapiksel. Ketiga varian dari Samsung Galaxy J Pro ini dilaporkan menggunakan Android 7.0 Nougat.

Lepas dari itu semua, yang paling dinanti dari kehadiran Samsung Galaxy J Pro adalah kamera. Smartphone middle-end ini dibenamkan kamera depan dengan resolusi 13 megapiksel dengan diafragma F/1.9. Kamera utamanya memakai resolusi yang sama dengan bukaan diafragma sebesar F/1.7.
 
Raksasa teknologi Korea Selatan itu memang sengaja menyematkan kamera canggih tersebut untuk menyasar pasar penggemar selfie.
Share:

Senin, 29 Mei 2017

Jumlah Kalori dalam Sebutir Telor


Setiap makanan yang kamu konsumsi memiliki jumlah kalori masing-masing di dalamnya. Dengan mengetahui jumlah kalori yang ada maka kamu pun bisa lebih memperhatikan jenis makanan yang akan kamu konsumsi. Jika kalorinya terlalu banyak maka kamu harus membatasi jumlah makanan tersebut.

Lalu, bagaimana dengan telur? Berapa jumlah kalori yang ada di dalam sebutir telur?

Menurut penelitian yang dilansir dari boldsky.com, setiap telur tidak memiliki jumlah kalori yang sama. Telur besar berjumlah 90 kalori, telur sedang berjumlah 70 kalori, dan telur berukuran kecil memiliki 60 kalori.

Proses pemasakan telur pun ikut menentukan jumlah kalori yang ada dalam telur.

"Sebutir telur rebus mengandung 72-28 kalori. Sementara scrambled egg yang dicampur dengan susu mengandung 90-100 kalori. Kalori ini bisa bertambah bergantung dengan keju, mentega, atau minyak yang kamu gunakan."

"Selain fakta tersebut, kuning telur mengandung sekitar 55 kalori. Sementara putih telur mengandung 17 kalori. Putih telur memiliki lebih banyak protein dibandingkan dengan kuning telur yang tinggi vitamin, mineral, dan kolesterol baik."
Share:

Tips Anak Kost Bahagia Tanpa Mengandalkan Uang Bulanan


Bagi kebanyakan mahasiswa yang hidup di luar kota dan jauh dari orang tua, kiriman uang bulanan menjadi sesuatu yang amat ditunggu tiap bulannya. Rekening yang terisi lagi secara otomatis menghadirkan rasa tenang dalam hati. Kamu dapat kembali melakukan hal-hal menyenangkan, seperti nongkrong bersama teman atau menraktir gebetan.

Tapi, ada banyak cara membuat diri lebih bahagia selain mengandalkan uang bulanan, lho. Beberapa hal ini layak dicoba.

Memperluas Ikatan Pertemanan
Kurang menyenangkan apabila hari-harimu harus dihabiskan dalam kamar saja. Penting juga untuk menjalin relasi dengan penghuni kamar lain. Jangan lupa pula, sapa mereka ketika berpapasan di jalan. Hal-hal sepele seperti itu akan mengakrabkanmu dengan orang-orang sekitar. Di masa mendatang, bakal ada banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan.

Agendakan Acara Bersama Teman Sekosan
Ide menarik, bukan? Misalnya malam minggu tiba dan sebagian besar penghuni kosan sedang tak punya acara keluar. Cetuskan ide untuk melakukan sebuah kegiatan menyenangkan, seperti menonton film atau sekedar nongkrong di sebuah tempat. Receh memang, tapi amat jitu untuk membuat seluruh penghuni kos seperti keluarga sendiri.

Nonton Bareng
Malam minggu biasanya digelar beberapa pertandingan sepak bola. Daripada menghambur-hamburkan uang dengan nonton bareng di kafe, lebih baik buat acara sendiri dengan seluruh penghuni kos. Pilih satu kamar yang dilengkapi televisi sebagai venue nobar. 


Share:

Puding Anak Anjing yang Lagi Hits


Makanan yang satu ini sukses bikin publik tertipu. Penampilannya seperti anak anjing yang dimasak. Tetapi sebenarnya ini cuma puding biasa yang bahkan tak mengandung daging.

Puding kelapa krim merupakan makanan penutup yang sangat populer di Thailand. Biasanya puding seperti ini dibentuk menyerupai bunga, tetapi toko Wilaiwan di Pathun Thani, Bangkok mencoba membuat terobosan baru dengan menjual puding kelapa krim berbentuk anak anjing.

Penampakannya benar-benar realistis sehingga sempat membuat publik heboh ketika fotonya diunggah di jejaring sosial. Dalam waktu enam jam saja, halaman Facebook Wilaiwan telah dibanjiri puluhan ribu kecaman dari netizen.

Puding ini merupakan kreasi Wilaiwan Mee-Nguen, 30, sang pemilik toko dan suaminya. Satu nampan puding dibanderol dengan harga 25 baht. Sejumlah pengguna internet menganggap puding tersebut kreatif dan tertarik untuk membeli. Sementara mereka yang termasuk pecinta binatang mengatakan kalau makanan penutup tersebut kelewat mirip dengan hewan peliharaan mereka di rumah.


Puding tersebut memang menuai kontroversi yang cukup luas. Tetapi tampaknya ini merupakan metode pemasaran yang efektif. Sebab menu baru dari Wilaiwan tersebut kini banyak dipesan pelanggan lama maupun baru.
Share:

Suka Mengumpat, Inilah Kebiasaan Orang Pintar

Hasil studi yang dilakukan para ahli menunjukkan bahwa orang dengan otak encer cenderung lebih sering mengumpat. Para ilmuwan dari Uni...

Label